Info Sekolah
Senin, 04 Des 2023
  • Berakhlak Mulia, Unggu dalam Prestasi, dan Cinta Lingkungan

APEL PERDANA & MUHASABAH DIRI

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Pagi ini, 30 Juli 2023 dilaksanakan apel pagi yang diikuti seluruh peserta didik, guru dan staf tata usaha SMAN 1 Kersana.  Apel kali ini sedikit berbeda karena dipimpin langsung oleh  Bapak Kepala Sekolah baru yaitu Bapak Nuridin, S.Si., M.Pd. Apel ini  dilaksanakan untuk menyambut beliau dan sekaligus memberikan kesempatan kepada beliau untuk menyapa seluruh smakersdemia dan memperkenalkan diri kepada peserta apel sebagai kepala SMAN 1 Kersana yang baru menggantikan Bapak Yuniarso Amirudin S.Pd., M.Si yang pindah tugas di SMAN 1 Bumiayu. Seluruh peserta apel dengan hidmat mendengarkan perkenalan dan pesan-pesan beliau tentang pentingnya ahlak mulia sebagai salah satu kriteria sukses siswa. Apel pagi ditutup dengan pemberian apresiasi pada peserta didik yang berprestasi yakni Gesti Feel Aulidia (Juara 3 Lomba LKTI Cagar Budaya tingkat kabupaten) dan Nur Zaeni Ismail (Juara 3 Lomba Podcast “Gempur Rokok Ilegal”).

Pasca apel, peserta didik kembali ke kelas masing-masing kemudian membersihkan ruang kelas dan sekitarnya. Sementara itu, bapak/ibu guru dan staf tata usaha berkumpul di ruang guru untuk mengikuti rapat pembinaan yang selanjutnya diistilahkan muhasabah diri, yang disampaikan oleh  Kepala Sekolah baru Bapak Nuridin, S.Si., M.Pd. Acara ini diawali dengan perkenalan guru dan karyawan SMAN 1 Kersana. Tujuan kegiatan muhasabah ini adalah sebagai refleksi diri atas kewajiban-kewajiban kita sebagai pendidik. Beliau menjelaskan bahwa tugas utama seorang guru yaitu mengajar dan mendidik yang merupakan dua hal yang berbeda. Mengajar sebatas “transfer of knownledge” sedangkan mendidik merupakan  “transfer of value” untuk  mewujudkan peserta didik yang berkarakter. Beliau menegaskan bahwa dalam setiap kegiatan pembelajaran porsi pendidikan akhlakul karimah harus lebih banyak.

“Ukuran kesuksesan guru  sesuai dengan tujuan pendidikan nasional adalah mampu mengembangkan potensi  peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki iman yang benar dan kuat, pribadi yang bertakwa, dan berakhlakul karimah” tambahnya untuk mengakhiri sesi muhasabah diri.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar