Info Sekolah
Sabtu, 20 Apr 2024
  • Terwujudnya Peserta Didik yang Beriman Bertaqwa Berakhlak Mulia, Unggul dalam Prestasi, dan Cinta Lingkungan

PELAKSANAAN P5 SMAN 1 KERSANA

Diterbitkan : - Kategori : Kurikulum

P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan program penguatan karakter bagi pelajar pada Kurikulum  Merdeka, agar mereka bisa berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. P5 merupakan kegiatan kokurikuler yang diberikan kepada siswa di sekolah selain intra dan ekstrakurikuler, dengan pelaksanaan dan penilaian yang sedikit berbeda. P5 dapat dilaksanakan dengan tiga alternatif model yaitu  harian, mingguan dan  blok. P5 dengan model  harian dilaksanakan setiap hari biasanya di jam pelajaran terakhir, mingguan di akhir minggu dan blok dilaksanakan diwaktu tertentu yang telah diplaning oleh Tim Akademik Sekolah.

Tahun ini SMAN 1 Kersana melaksanakan kegiatan kokurikuler P5 dengan model mingguan di kelas X dan blok di kelas XI. P5 di kelas X secara teknis dilaksanakan dengan mengambil 1/3 jam pelajaran setiap mapel dan dimulai setiap hari kamis empat jam pelajaran terakhir dan dihari Jumat. Tema projek pertama kelas X adalah kewirausahaan dengan topik “Menciptakan Wirausaha Muda di Daerah”. Dimensi penilaian yang diambil pada projek perdana ini ada tiga yaitu mandiri, kreaif dan gotong royong. Asesmen pelaksanaan P5 bukan dalam bentuk angka melainkan deskripsi, sejauh mana siswa telah berkembang pada dimensi yang diambil. Penilaiannya dimulai dari MB (Mulai Berkembang), SB (Sedang Berkembang), BSH (Berkembang Sesuai Harapan) dan SAB (Sangat Berkembang).

Kegiatan P5 yang sedang dan akan berlangsung selama satu semester kedepan ini, diharapkan bisa memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menjalani proses penguatan karakter dan belajar dari lingkungan sekitar dengan menerapkan prinsip holistic, kontekstual, students center dan eksploratif. Melalui P5 juga diharapkan akan bisa membentuk generasi muda yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, memiliki nilai gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar