Upaya meningkatkan kualitas pengelolaan satuan pendidikan terus dilakukan melalui kolaborasi, penguatan kapasitas, dan pengembangan praktik pendidikan yang berkelanjutan. Semangat tersebut diwujudkan oleh SMAN 1 Kersana dan SMAN 1 Tanjung melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tata Kelola Satuan Pendidikan yang dilaksanakan pada 28–30 September 2026.
Kegiatan yang ditujukan bagi sekolah penerima BOS Kinerja ini diikuti oleh 30 peserta dari kedua sekolah. Bimtek menjadi ruang bersama untuk memperkuat pemahaman sekaligus mendorong satuan pendidikan agar semakin mampu mengelola program secara terarah, efektif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berfokus pada tiga aspek strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan sekolah, yaitu penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), peningkatan literasi dan numerasi, serta digitalisasi pendidikan. Ketiga fokus tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sekolah yang mampu merespons kebutuhan pembelajaran dan tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Materi dan pendampingan dalam kegiatan ini disampaikan oleh Suharjantyo Nugroho Widyo Purnomo, S.E. dan Rosuli, S.Pd., M.Pd. Kehadiran narasumber memberikan penguatan perspektif bagi peserta dalam memahami tata kelola sekolah sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di satuan masing-masing.
Lebih dari sekadar kegiatan peningkatan kompetensi, Bimtek ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun sekolah yang bermutu, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Penguatan tata kelola diharapkan tidak berhenti pada pemahaman selama kegiatan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi praktik nyata dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan program sekolah.
Kolaborasi antara SMAN 1 Kersana dan SMAN 1 Tanjung juga menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan proses yang membutuhkan komitmen, refleksi, dan kerja bersama. Ketika sekolah saling belajar dan berbagi praktik baik, upaya perbaikan dapat menjadi lebih terarah dan berkelanjutan.
Bergerak bersama, berbenah nyata, dan melesatkan mutu pendidikan.

Beri Komentar